Tuesday, February 12, 2008

Beberapa Puisi Dalam Buku Makariosisme - Happy Pakpahan, 2005

Sederhana Saja

Puisi ini hanya ingin mengatakan itu………………….. Januari, 1990


Aku Masih Disana

Dari gaperta ke Amplas. Dari Amplas ke Tebing, dari Tebing ke Siantar dan Dari Siantar Langsung Ke Tarutung.
Di Tarutung bermalam dua malam, lalu ke Sibolga.
Dari Sibolga nyeberang ke Nias, dari Nias naik Helikopter langsung ke Polonia.
Dari Polonia terbang ke Lampung.
Di Lampung nginap dua hari, Dari Lampung nyeberang ke Merak, dari Merak ke Jakarta.

Di Jakarta nginap tiga hari. Dari Jakarta langsung ke Yogyakarta, dari Yogyakarta terbang ke Surabaya.

Dari surabaya langsung ke Bali, dari Bali nyeberang ke Sorong dan dari Sorong terbang ke Makasar.

Dari makasar terbang ke Samarinda, dan dari Samarinda langsung ke Jakarta. Dari Jakarta langsung ke Merak, dari Merak nyeberang ke Lampung.

Dari Lampung naik bus ke Padang.

Dari Padang tak bisa kemana-mana karena uang habis. Karena itu kirimkan uangmu untuk beli tiket biar kuteruskan puisi ini, karena saat ini aku masih di Padang. Ketika Imajinasi melayang, Jak, 1999 Dedicated For : My Self


Aku Ini Apalah

Aku ini apalah . apanya otak-kukan sudah kau bongkar untuk apanya tugasmu itu,

Aku ini apalah, apanya tanganku kan sudah kau pegang untuk gandengan isi hatimu,

Aku ini apalah, apanya kakikukan sudah kau injak untuk membuatmu tampak lebih tinggi dari apa yg dilihat orang selama ini,

Aku ini apalah, apanya kekasihkukan sudah kau cemari dengan kata-kata hasutanmu yg membuat apa yg dimiliki kekasihku menjadi lawan apanya hatiku,

Aku ini apalah, apanya temankukan sudah kau telantarkan demi apanya ambisimu yang apa dikatakan orang sebagai otak kotor itu.

Aku ini apalah dimatamu, karena apa-apaku telah diinjak oleh apa-apanyamu sehingga apanyamu menlunturkan apaku.

Aku ini apalah, sehingga untuk apa lagi kuteruskan apaku ini. PGI WSU, S.Katraren 04.55 WIB

Tanpa Kau ( Kembalilah : A )

Sej..k K..u T..k H..dir l..gi

Hidup ini terj..lin d..l..m r..ngk..i..n penuh perub..h..n

Ketid..k h..dir..nmu membu..t b..ny..k temp..t y..ng kosong K..u membu..t ..d.. b..ny..k perub..h..n d..n keg..njil..n m..kn..

H..rusk..h k..u terus bersik..p begitu ..k..nk..h kepergi..nmu seperti ..ir d..l..m ..lir..n sung..i y..ng tidak pern..h kemb..li

K..l..u boleh persil..hk..n ku melih..t dirimu lagi seb..b t..np.. K..u,

Aku menjadi ku Dan Kau menjadi ku Jayapura, 2000


MORITURI
Kalian telah menciptakan lagu suram dengan darahku Sejak itu jiwaku tak mampu lagi bersorak sorai,
Kau telah mengusirku dari surga saguku, Aku terpaksa meninggalkan semua yg mencintaiku Rohku melayang tak tenang dibukit tengkorak ini.

Aku berkata, Aku tidak memerlukan batu nisan untuk kuburku Tapi kalian membutuhkannya untuk aku,

Didalam sini kami berbaring dengan bahu yang rata, Diatas sana kalian sibuk melempar tanggung jawab.

Perairan Ambon, 2000 (Morituri = mereka yg harus mati. Bhs Latin)