Thursday, May 08, 2008

Tokoh, Anthony de Mello

Anthony de Mello "Kunyahlah Buahmu Sendiri"
Seorang murid mengeluh kepada Gurunya :
'Bapak menuturkan banyakcerita, tetapi tidak pernah menerangkan maknanya kepada kami'
Jawab sang Guru : 'Bagaimana pendapatmu, Nak, andaikata seseorang menawarkan buah kepadamu, namun mengunyahkannya dahulu bagimu?'.
Tak seorang pun dapat menemukan pengertian yang paling tepat bagi dirimu sendiri. Sang Guru pun tidak mampu. Anthony de Mello
"How can you hear the song and not hear the singer?"
Bagi kawan-kawan pecinta Buku-buku bernuansa “Pencerahan” tentu sangat akrab dengan nama yang satu ini. Anthony de Mello. Saya sendiri kenal karya Anthony de Mello berawal membaca buku “Burung Berkicau”. Buku yang kemudian “memberikan pencerahan akan arti sebuah spiritualitas, membongkar paradigma kekakuan beragama sekaligus membuka pengertian apa arti berTUHAN”. Sejak itu ada beberapa buku yang kemudian saya “lahap” dan akhirnya diakui mempengaruhi cara berpikir dan pertumbuhan spiritualitas saya.
  1. Berikut buku-buku Anthony de Mello yang mengisi rak buku dan otak saya : 1. Burung Berkicau
  2. 2. Berbasa-basi Sejenak 1
  3. 3. Berbasa-basi Sejenak 2
  4. 4. Dipanggil Untuk Mencinta, Kumpulan Renungan
  5. 5. Doa Sang Katak 1, Meditasi Dengan Cerita
  6. 6. Doa Sang Katak 2, Meditasi Dengan Cerita
  7. 7. Sejenak Bijak
  8. 8. Sadhana
  9. 9. Awareness : Butir butir Mutiara Pencerahan

Anthony de Mello De Mello, was born in Bombay, India, 1931. Until his sudden death on June 2, 1987, Fr. Tony de Mello was the director of the Sadhana Institute of Pastoral Counseling near Poona, India. De Mello, a Catholic spiritual leader from India, spent most of his waking hours talking about God's goodness and counseling people to enjoy life -- in the present. Author of five best selling books, renowned worldwide for his workshops, retreats, and prayer courses, he aimed simply to teach people HOW TO PRAY, how to WAKE UP AND LIVE.

De Mello spoke of a great thirst in the West for the God experience, a sense of the divine. His friends say that, above all, de Mello wanted to teach people to pray and to learn to be "awake" -- that is, alert to the pervasiveness of God. He taught meditational techniques that are a blend of Eastern religious thought, modern psychology and the spiritual exercises of Ignatius of Loyola, founder of the Jesuit religious order.

De Mello worried that Christians in the West had lost sight of their rich, mystical tradition. He felt that much of the recent "turning to the East" in search of meditational techniques was a result of the loss. "He loved stories,", he makes you see things in different ways. He was a genius of devising exercises for people to get in touch with themselves and to pray out of that experience." De Mello's greatest strength was his insistence that prayer is made with the heart more than with the head. Rather than more words about God, people want a taste of him, de Mello said. His admirerers also appreciated his strong preference for stories over dogmas as a vehicle for expressing religious truths.

Perhaps the best way to express de Mello's style of communicating with those who knew him is to tell some of his favorite stories. Most people, he maintained, are asleep. They need to wake up, open up their eyes, see what is real, both inside and outside of themselves. The greatest human gift is to be aware, to be in touch with oneself, one's body, mind, feelings, thoughts, sensations.

Here are some of his typical challenges: "Come home yourself! Come back to your senses! Do you hear that bird sing? How can you hear the song and not hear the singer? How can you see the wave and not see the ocean? How can you see the dance and not see the dancer?"

The thousands of people who attended Fr. de Mello's workshops, and the thousands more who did not attend but who wished theycould have, will surely consider it a great blessing that full-length conferences of this superbly gifted and eloquent speaker have been preserved.It is just the way he was, uninhibited by a TV studio or time limits.It is a priceless final gift he has left his friends.

Ingin mengenal Anthony de Mello & Buah pikirannya ? Silahkan Klik : http://www.deMello.org/

Humor, dikala senggang.

Buku harian suami VS buku harian istri
BUKU HARIAN ISTERI :
Minggu Malam-Dia bertingkah aneh. Sebelumnya kami berjanji bertemu di cafe. Aku shopping seharian dengan teman-teman, sehingga mungkin dia kesal karena aku agak telat sampai di cafe, tapi dia tak berkomentar.Ngobrolnya nggak nyambung, jadi aku usul kita pergi ketempat yang agak sepi supaya bisa ngobrol lebih enak, dia setuju tapi tetap diam dan berjarak. Aku tanyakan apa yang salah - dia jawab, "Tak ada".
Aku tanyakan apakah kesalahanku yang membuatnya kesal. Dia bilang hal ini tak ada kaitannya dengan aku dan minta aku nggak usah khawatir.Dalam perjalanan pulang, aku bilang aku mencintainya, dia cuma tersenyum tipis dan tetap menyetir. Aku tak bisa menjelaskan perangainya sore itu. Aku tak habis pikir kenapa dia tak menjawab, "aku cinta kamu juga".
Sesampainya dirumah, aku merasa kehilangan dia, dan seolah-olah dia tak menghendaki aku lagi. Dia hanya duduk dan nonton TV; dia terlihat jauh dan menghilang.....Akhirnya aku putuskan untuk tidur. Sekitar 10 menit kemudian, dia menyusul ke kamar. Aku nggak tahan lagi, kuputuskan untuk menghadapinya dan menanyakan soal sebenarnya, tapi dia langsung tertidur. Aku mulai menangis sampai tertidur. Aku tak tahu apa yang harus kulakukan. Hidupku serasa kiamat...
BUKU HARIAN SUAMI :Hari ini Manchester United kalah. SIALAAANN!!!
---- ## ----
Di Pasar
Di keramaian pasar berjajar beberapa pedagang, disebelah kiri terdapat pedagang mangga, lalu datang seorang pedagang asem menjajakan asem disebelahnya.
Dengan suara lantang pedagang mangga berkata : Manis... manis... mangga manis !!
pedagang asem : Asem... aseeem... asem bu !! muka si penjual mangga memerah..
pedagang mangga : maniss.. manis kok bu,
pedagang asem tak mau kalah : aseeeem aseem...kedua pedagang itu pun meneriakkan lebih keras dagangannya : manisss, aseeeem, manisss ....dst
pasarpun mulai bising oleh kedua pedagang itu,
tiba-tiba datang pedagang sikat tak mau kalah dengan teriakan mereka :sikaaat!... ayo sikaat.
---- ## ---
Email Nyasar Suatu ketika di america, tepatnya di daerah Atlanta(diatas sono), ada seorang suami istri yang baru aza menikah. Tetapi karena si suami ini bisnisman, maka nggak lama abis menikah, die udah harus pergi lagi kerja dengan bisnis dia.
Perjalanan bisnisnya kali ini ke florida. Sebelum pergi si istri berpesan agar si suami nanti hubungin dia secepatnya kalau si suami nanti tiba.
Maka pergi si suami naik pesawat ke florida. Setelah selesai ngurus bisnisnya, die terus baru teringat akan si istri dirumah.
Dasar si suami ini cuman mikirin bisnis doang, die sampe lupa nomor telpon rumahnya. Tapi untung dia inget kalo si Istri punya email address. terus dia nulis pesan pendek lewat email ke istrinya.
Singkat cerita, si suami ternyata juga salah nulis alamat email ke istrinya dan surat itu nyasar ke alamat istri seorang pendeta yang suaminya baru saja meninggal.
Begitu istri pendeta itu ngebuka email tersebut dan membacanya, langsung aja dia pingsan jatuh ke lantai. Lalu anak istri pendeta itu datang dan melihat serta membaca email yang ditujukan keibunya itu, ternyata isinya :
1. Saya telah sampai disini dengan selamat.
2. Segera datanglah kemari.
3. Di sini panas.
--- ## ---
Jam Dua orang sahabat, Norman dan Crownsky sedang bermain catur di kediaman Crownsky yaitu di rumah susun yg terdiri dari beberapa blok. "Jam berapa sekarang, Crownsky?" tanya Norman.
"Tidak tahu," jawab Crownsky. "Apakah ada jam di ruangan ini?" "tidak,"
Crownsky menggeleng. "Adakah jam di dapur?"
Lagi-lagi Crownsky menggeleng. "Dikamarmu? Didapur? Jam tangan?"
Semua pertanyaan itu dijawab Crownsky dengan menggeleng.
"Astaga.. Jadi bagaimana cara kau mengetahui jam, sobat??" tanya Norman.
"Mudah saja," jawab Crownsky enteng.Lalu Crownsky mengambil terompet dari bawah ranjangnya. Norman masih bingung. Dengan terompet? Crownsky lalu membuka jendela dan meniup terompet itu keras-keras. Tiba-tiba puluhan jendela dari berbagai blok terbuka dan salah satu dari mereka berteriak, "Hei, b a n g s a t!!!!! Tahu aturan tidak?! Ini sudah jam sebelas malam!!!"
--- ## ---
Kabur
Seorang pria menelepon sebuah rumah sakit jiwa dan menanyakan kepada petugas di resepsionis apakah kamar no. 27 ada pasiennya.
Petugas tersebut lalu memeriksa kamar tersebut, dan segera kembali ke pesawat telepon, memberitahu pria tersebut kalau kamar no. 27 itu kosong.
"Bagus sekali!" kata si pria. "Itu berarti aku sudah betul-betul berhasilmelarikan diri!" --- ## ---
Kekaguman Seorang Suami Suatu malam Nia terbangun dan melihat suaminya sedang berdiri di sisi boks bayi mereka. Nia belum pernah melihat ekspresi wajah suaminya seperti itu sebelumnya. Kadang-kadang tersenyum sambil menggelengkan-gelengkan kepala, tampak kagum..., lalu seperti terharu, terus menarik nafas panjang dan seterusnya.
Diam-diam air mata menetes di kedua mata Nia. Ia tak menyangka suaminya akan mengagumi bayi mereka seperti itu.
Nia menghampiri suaminya, memeluknya dan setengah memancing bertanya, "Mas, apa sih yang Mas pikirkan?""Ini..., aku benar-benar nggak habis pikir, boks begini ini aja kok harganya sampai tiga juta."
--- ## ---
Kiat menghadapi Polantas Seorang Polantas menghentikan mobil seorang pria yang ngebut dengan kecepatan tinggi menerobos lampu merah, dan bermaksud menilangnya.
Polantas: "Selamat malam Pak. Tolong lihat SIM-nya".
Pria : "Wah, nggak ada Pak. SIM saya sudah dicabut gara-gara terlalu sering ditilang".
Polantas: (Menyeringai) "Oya .? Kalau begitu,tolong perlihatkan STNK-nya".
Pria : "Nggak punya Pak. Soalnya ini bukan mobil saya. Ini mobil hasil curian".
Polantas: "Mobil curian?"
Pria : "Benar Pak. Tapi, tunggu sebentar. Kalau nggak salah ingat, saya lihat ada STNK di kotak perkakas di jok belakang waktu saya menyimpan pistol saya di sana"
Polantas: "Hah ...? Ada pistol di kotak perkakas?"
Pria : "Iya Pak. Saya menaruh pistol saya di sana ketika saya selesaimerampok dan membunuh seorang wanita dan menaruh mayatnya di bagasi".
Polantas: "Ada MAYAT di BAGASI ..?"
Pria : (Dengan muka dingin) "Iya Pak....".
Mendengar demikian, dengan panik si Polantas menelepon atasannya yang kemudian menghubungi Kapolda.
Tidak berapa lama kemudian, mobil itu segera dikepung oleh mobil-mobil polisi dan Kapolda mendekati si pria sambil memintanya untuk tetap tenang.
Kapolda: "Boleh saya lihat SIM Anda, Pak ?"
Pria : "Oh, tentu". (SIM-nya masih berlaku dan resmi)
Kapolda: "Mobil siapa ini ?"Pria : "Mobil saya Pak. Ini STNK saya". (Juga masih berlaku)Kapolda: " Boleh Anda buka kotak perkakas dengan perlahan dan tunjukkan kepada saya pistol Anda di sana ?"
Pria : "Tentu saja Pak, tapi tidak ada pistol disana". (Tentu saja, memang tidak ada pistol di sana)
Kapolda: "Hmm.. Kalau begitu, boleh tolong buka bagasinya? Saya mendapat laporan bahwa ada mayat di sana".
Pria : "Baik Pak ..." (Bagasi dibuka dan memang tidak ada mayat di sana.)Kapolda: "Saya tidak mengerti. Petugas yang menghentikan mobil Bapak mengatakan bahwa Bapak tidak mempunyai SIM, mencuri mobil ini, punya pistol di kotak perkakas, habis merampok dan membawa mayat di bagasi".
Pria : "Oh, begitukah ceritanya .?"Saya yakin si pembohong besar itu juga mengatakan kepada Bapak bahwa saya ngebut melanggar lampu merah .".
--- ## ---
Nabrak
Paijo malam itu pulang agak kemalaman, cuaca hujan lebat, lampu jalan pada mati lagi. Terpaksa Paijo menjalankan mobilnya berpatokan pada mobil didepannya.
Sedang asik2nya berkendaraan mengikuti mobil di depannya, tiba2 mobil itu berhenti mendadak, dan tabrakan pun tak dapat dihindari.
Dengan tubuh basah kuyup dan muka marah Paijo menghampiri si pengemudi sambil memegang kerah baju si sopir.
Paijo : "Apa-apaan sih lu pake berhenti mendadak segala, lu bisa nyetir kagak!!!!" (suara Paijo sok di galak-galakkin)
Sopir : "Lu udah nabrak marah lagi. Lu tau gak dimana sekarang. Lu sekarang ada di garasi rumag gue!!!!"
--- ## ---
Pelupa Seperti biasanya, Andi yang masih duduk di kelas 5 SD minta izin kepada ayahnya untuk pergi ke sekolah. "Pak, saya ke sekolah dulu ya?" kata Andi. "Iya, berangkat sana! jangan ada yang lupa! Eh...celana kamu mana? kenapa nggak dipakai?" tanya bapaknya.
"Oh iya! pak, saya lupa pakai celana..." kata Andi.
"Dasar pelupa!" kata bapaknya marah-marah.
Keesokan harinya Andi mau berangkat ke sekolah, seperti biasa ia minta izin. "Pak, saya mau ke sekolah dan hari ini sudah tidak ada lagi yang ketinggalan," kata Andi. "Yakin? lalu buku gambarmu mana?" kata bapaknya mengingatkan. "Oh iya! saya lupa pak!" kata Andi. "Kamu ini! masih kecil saja sudah pikun, bagaimana kalau gede nanti?" kata bapaknya sewot.
Keesokan harinya Andi minta izin lagi pada bapaknya. "Pak, hari ini saya mau berangkat ke sekolah dan semuanya sudah komplit, mulai seragam sekolah, tas, sepatu, buku gambar dan penggaris semuanya udah oke pak... tidak ada yang lupa lagi..." kata Andi dengan nada yakin dan penuh percaya diri.
Tiba-tiba "PLAKK!!!" Andi dipukul oleh bapaknya dari belakang. "Dasar pelupa! ini hari minggu tahu!"
Note : Be Positif untuk melihat Foto terakhir di Post ini ya.
Regard.

Humor, KIDS

Ini hanya joke.
Regards

Monday, May 05, 2008

Mempertahankan Iman VS Godaan & Ancaman Duniawi

Nats : Daniel 3 : 20-29.
Bahan Kotbah tgl. 4 Mei 2008, di HKI Teladan Medan

- Pengantar - Ilustrasi/53/hp.doc

Pembahasan Nats
Keadaan manusia yang jauh dari rasa puas juga dialami oleh Nabukadnezar. Sebenarnya dari segi prestasi manusiawi, ia adalah seorang Raja yang sangat berkuasa. Wilayahnya luas. Harta bendanya luar bisa banyaknya. Dia sangat dikagumi dan ditakuti. Akan tetapi ia tidak puas. Ia ingin hal yang lebih lagi. Ambisi manusiawinya membuat ia ingin juga mengatur apa yang harus disembah semua orang. Ia ingin kekuasaan nya tidak hanya secara fisik tetapi juga menguasai kerohanian orang banyak. Maka ia membuat sebuah Patung emas yang luar biasa besar dan mewah, sebagai symbol kemewahan, kebesaran, dan kekuasaannya. Dan ia memerintahkan semua orang wajib menyembah "karyanya" jika ia perintahkan dengan cara membunyikan bebunyian. Kapan saja diwaktu yg dikendakinya. Ini tercatat di Daniel 3:1 Raja Nebukadnezar membuat sebuah patung emas yang tingginya enam puluh hasta dan lebarnya enam hasta yang didirikannya di dataran Dura di wilayah Babel. 3:2 Lalu raja Nebukadnezar menyuruh orang mengumpulkan para wakil raja, para penguasa, para bupati, para penasihat negara, para bendahara, para hakim, para ahli hukum dan semua kepala daerah, untuk menghadiri pentahbisan patung yang telah didirikannya itu. 3:4 Dan berserulah seorang bentara dengan suara nyaring: "Beginilah dititahkan kepadamu, hai orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa: 3:5 demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, maka haruslah kamu sujud menyembah patung yang telah didirikan raja Nebukadnezar itu; 3:6 siapa yang tidak sujud menyembah, akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala!"
Ada hal yang patut kita perhatikan disini, Nabukadnezar ingin ciptaannya-karyanya yang harus disembah, dan kapan harus disembah. Artinya Nabukadnezar sebagai yang membuat "apa yang harus disembah" lebih tinggi, lebih berkuasa dibandingkan yang di buatnya. Ia ingin menjadi maha berkuasa, juga ingin menentukan arah kerohanian orang banyak. Ketika ini berlaku, maka akan terjadi kekerasan, maka akan ada yang dikorbankan.
Keadaan ini juga terjadi pada konteks nats kita minggu ini.
Sadrakh, Mesakh dan Abednego yang pada saat itu bekerja dalam pemerintahan di wilayah Babel (3:12) tidak mau menyembah Patung Emas itu, sehingga mereka di panggil Nabukatnezar dan dipaksa untuk menyembah. Ini berawal dari pengaduan beberapa orang yang sirik akan karir mereka sehingga mengadukan hal itu ke Nabukadnezar. Akan tetapi di persidangan itu mereka tidak menyangkal, atau membela diri, mereka justru memberikan kesaksian. Ini bisa kita baca di ayat 3:14 berkatalah Nebukadnezar kepada mereka: "Apakah benar, hai Sadrakh, Mesakh dan Abednego, bahwa kamu tidak memuja dewaku dan tidak menyembah patung emas yang kudirikan itu? 3:15 Sekarang, jika kamu bersedia, demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, sujudlah menyembah patung yang kubuat itu! Tetapi jika kamu tidak menyembah, kamu akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan dewa manakah yang dapat melepaskan kamu dari dalam tanganku?" Walaupun diberi kesempatan untuk lepas dari hukuman, mereka tidak takut. Mereka tidak menganggap keselamatan diri/keuntungan diri/jabatan yang diemban/dan tidak menganggap kehidupan itu sendiri lebih penting dari pada iman mereka pada TUHAN. Mereka justru bersaksi dan menantang seperti yg tertulis diayat berikut : 3:16 Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. 3:17 Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; 3:18 tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." Inilah latar belakang kemarahan Nabukadnezar dan akhirnya membakar mereka di bara api yg 7 kali lebih panas dari biasanya dengan tangan terikat.
Akan tetapi ada hal yg luar biasa terjadi.
Sedangkan yang mencampakkan mereka mati terbakar karena saking panasnya akan tetapi dengan mata kepalanya sendiri, Nabukadnezar melihat dan bahwa api itu tidak membakar ketiganya bahkan mereka berjalan-2 di tengah api itu. Hal ini membuat Nabukadnezar takjud dan memanggil mereka keluar dari api, dan berkata seperti yang disampaikan ayat 3:27 Dan para wakil raja, para penguasa, para bupati dan para menteri raja datang berkumpul; mereka melihat, bahwa tubuh orang-orang ini tidak mempan oleh api itu, bahwa rambut di kepala mereka tidak hangus, jubah mereka tidak berubah apa-apa, bahkan bau kebakaran pun tidak ada pada mereka. 3:28 Berkatalah Nebukadnezar: "Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah mana pun kecuali Allah mereka. 3:29 Sebab itu aku mengeluarkan perintah, bahwa setiap orang dari bangsa, suku bangsa atau bahasa mana pun ia, yang mengucapkan penghinaan terhadap Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego, akan dipenggal-penggal dan rumahnya akan dirobohkan menjadi timbunan puing, karena tidak ada allah lain yg dapat melepaskan secara demikian itu." Nabukadnezar Mengakui kemahakuasaan Allah. Ia bahkan bersedia melindungi aktifitas keberagamaan mereka.
Jemaat Kristus, apa yang bisa kita relevansikan dari Nats ini ? 1. Sering sekali Agama, apa yang dipuja disalah gunakan menjadi alasan seseorang atau sekelompok masyarakat membenci orang lain/kelompok masyarakat yang berbeda agama atau keyakinannya. Sejarah mencatat banyak peperangan terjadi dengan mengatasnamakan agama seperti perang salib, banyak kerusuhan massa yang terjadi “atas nama agama” seperti kerusuhan ambon, tasikmalaya, dan banyak kekerasan yang terjadi atas nama agama seperti pembakaran, penutupan ratusan gereja.
Dan ini terjadi bukan antar agama yang satu dengan agama yg lain tetapi juga terjadi dalam 1 agama tetapi berbeda aliran. Seperti prokontra salah satu aliran agama di agama seberang saat ini. Yang jelas agama bisa diperalat untuk mensahkan adanya kekerasan, semua memakan korban, nyawa, harta benda dan pikiran. Agama atau keyakinan bisa menjadi alat pemersatu untuk kebaikan tetapi juga bisa menjadi alat pemersatu membenci dan menghancurkan yang efektif. Itulah sebabnya ketika ajaran agama dipolitisir dan politik diagamakan maka setanlah yang memegang kendali. Gelap mata, saling hina, menjatuhkan, memojokkan, memijak kepentingan dan hak orang lain demi kepentingan diri sendiri. Kepentingan kita diatas kepentingan TUHAN Yesus sang kepala Gereja. Nilai kasih, nilai kebenaran, nilai kepedulian, nilai pengampunan, kejujuran menjadi hambar. Dan kesaksian hidup orang-orang demikian akan ikut hambar dimata orang lain.
2. Nabukatnezar memiliki cara pandang tersendiri, memiliki keyakinan akan apa yang disembahnya, apa yang dianggapnya penting. Dan dia memaksakan keyakinannya itu kepada seluruh orang yang berada disekitarnya, diwilayah pemerintahannya. Ketika sebuah keyakinan dipaksakan termasuk dengan cara ancaman, maka akan muncul kekerasan baru, akan muncul korban-korban. Sadrakh, Mesakh dan Abednego, adalah “korban” kepicikan Nabukadnezar dan kepicikan orang-orang yang cemburu akan karir mereka sehingga memojokkan Sadrakh, Mesakh dan Abednego dihadapan Nabukadnezar. Saudara terkasih, banyak fakta dimana kekerasan terjadi atas dasar ketidak siapan terhadap perbedaan keyakinan, ego yang satu berusaha menindas ego dan hak seseorang. Ada karena memaksakan agama nya kepada orang lain, termasuk dengan cara pertimbangan kekuasaan, disetiap daerah, agama yang dianut penguasa tertinggi maka harus juga dianut oleh bawahannya, jika tidak mau akan dipecat. Dan uniknya banyak orang yang mengganggap kekuasaan, jabatan dan material jauh lebih tinggi dibanding imannya, agamanya sehingga berpindah agama. Demikian juga dalam lingkungan pekerjaan, dunia pendidikan, alasan perjodohan, banyak orang yang akhirnya "menjual" imannya karena iming-iming kenikmatan duniawi. Ketika ini terjadi maka hasil pekerjaan, keberhasilan pendidikan, perjodohan mereka tidak akan pernah berhasil. Segala sesuatu yang dilakukan dengan ancaman, paksaan akan menghasilkan manusia-2 pion, penjilat dan tidak memiliki pendirian. Ketika iman saja bisa terjual oleh material, jabatan, kekuasaan, maka orientasi orang tersebut tidak pernah tulus. Nats mengingatkan bahwa mari tidak tergoda akan rayuan duniawi untuk menyangkal atau meninggalkan iman kita terhadap TUHAN Yesus. Walaupun banyak usaha menghancurkan Sadrakh, Mesakh dan Abednego, akan tetapi usaha itu tidak berarti apa-apa. Sadrakh, Mesakh dan Abednego, tidak menjual keyakinannya demi kelangsungan karir mereka di Babel, mereka tidak menyangkal bahwa mereka tidak mau menyembah dewa buatan Nabukadnezar, mereka tidak tkut kan ancaman yang akan diterima, tetapi mereka tegar, ALLAH tetap mereka yakini satu-2nya yang layak disembah, satu-satunya sumber kebenaran.
3. Banyak orang memaksakan kebenarannya, keyakinannya akan suatu hal, kehendaknya kepada orang lain. Pemaksaan keinginan dan kehendak banyak terjadi dilintas sektor kehidupan manusia. Sehingga terjadilah kekerasan non fisik, perang urat saraf. Yang satu mencoba melemparkan orang yg berbeda dengannya ke “Bara Api”. Mencoba menghancurkan kehidupan dan karir yang bersangkutan. Dan biasanya dalam peristiwa ini, sama seperti ada orang yang melaporkan dan memperkeruh keadaan Sadrakh, Mesakh dan Abednego, dan melaporkan mereka ke Nabukadnezar maka akan ada juga orang-orang yang ingin memperkeruh keadaan, yang mau mengambil keuntungan dari kondisi dan kehancuran Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Ini adalah juga bentuk penjajahan atau penindasan. Ketika ini terjadi maka kita masuk hidup dalam peristiwa Sadrakh, Mesakh dan Abednego VS Nabukadnezar – kita masih hidup dalam penyembahan berhala versi kita, yaitu memberhalakan ego, dan kepentingan – kekuasaan, jika ini terjadi maka keinginan daging itu masih ada diantara kita, dan bukan buah Roh. Ingatlah, seperti diwartakan Nats kita ini, Allah tetap memegang kendali, Allah tetap yang memutuskan apa yang bias terjadi dan mana yang tidak bisa terjadi.
Mempertahankan iman dalam kehidupan dunia yang semakin penuh dengan kesulitan, bukanlah suatu hal yang mudah. Seringkali kita melihat orang kristen yang menyerah pada kesulitan lalu memilih mengkhianati imannya agar dapat keluar dari kesulitan. Karena kenaikan jabatan, karena demi menyenangkan hati Pimpinan, demi pujaan hati atau pernikahan orang menghianati imannya. Ketika iman harus diperhadapkan dengan pilihan, maka ingatlah pesan Nats ini. Jadi, jangan ada diantara kita yang takut bersaksi menunjukkan iman kita di sekolah, pekerjaan, instansi dimana kita berada. Malu menjadi Kristen. Takut orang lain atau atasan tahu kalau kita Kristen yg taat dan memegang nilai kebenaran Kristus dalam pekerjaan maka karir kita akan dihambat ? Jika ini terjadi ingatlah bahwa : Matius 10 : 33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga." Matius 16 : 24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
4. Dan bagaimana jika ada diantara kita mengalami yang dialam Sadrakh, Mesakh dan Abednego, korban pihak yang memaksakan kehendaknya agar kita lakukan. Jika ada orang yang melemparkan anda kedalam “Bara Api” karena tidak mau menerima keyakinan, kehendaknya, ingatlah, sama seperti Sadrakh, Mesakh dan Abednego, Jangan takut, tetaplah berjalan bersama TUHAN. Maka sedahsyat apapun bara api yang mencoba mencelakai, mematikan karir kita tidak akan sanggup jika TUHAN bersama kita. Besi hanya menjadi pisau setelah ditempa palu besar berulang-ulang, dan dibakar api panas ratusan derajat celsius. Pohon beringin besar yang berumur ratusan tahun, berhasil melewati ribuan angin ribut, jutaan hujan, dan berbagai godaan yang meruntuhkan. SYARAT BERJALAN DENGAN ALLAH : Percaya bahwa Allah itu eksis merupakan langkah pertama menuju iman. Percaya bahwa Dia melinduni kita. Membuat kita mempercayakan diri atau trusting sepenuhnya kepada Nya,Oleh imannya Sadrakh, Mesakh dan Abednego selamat dari ancaman. Beritakan Kebenaran Allah ditengah ancaman itu. Tetap wartakan bahwa hanya Allah yang patut disemah dan sumber kebenaran. Tidak ada yang lain, atau kebenaran lain, seolah ada manusia-2 yang mentuhankan dirinya yang patut disembah dan dipuji. Ketika Firman Tuhan menjadi akat-kata yang disampaikan ditengah tekanan dan ancaman, maka Tuhan akan tetap beserta kita, dan tidak akan ada yang mampu mencelakai kita, seujung rambutpun. 5. Ada hal yang dinilai positif dari nebukadnezar, dimana ia mengakui kemaha kuasaan Allah. Dan akhirnya beriktiar, 3:28 Berkatalah Nebukadnezar: "Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah mana pun kecuali Allah mereka. 3:29 Sebab itu aku mengeluarkan perintah, bahwa setiap orang dari bangsa, suku bangsa atau bahasa mana pun ia, yang mengucapkan penghinaan terhadap Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego, akan dipenggal-penggal dan rumahnya akan dirobohkan menjadi timbunan puing, karena tidak ada allah lain yg dapat melepaskan secara demikian itu." Ini adalah indicator kebesaran hati seorang Raja besar seperti Nebukadnezar. Banyak orang yang mata hatinya tertutup melihat kekalahannya dan tidak mengakui kelebihan orang lain.
Untuk mengakhiri pembacaan Nats mari kita membaca Ibrani 13:6 : Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"

Friday, May 02, 2008

Together as ONE we can make a difference!

About ONE < http://www.one.org/ >
ONE is Americans of all beliefs and every walk of life - united as ONE - to help make poverty history. We are a campaign of over 2.4 million people and growing from all 50 states and over 100 of America's most well-known and respected non-profit, advocacy and humanitarian organizations. As ONE, we are raising public awareness about the issues of global poverty, hunger, disease and efforts to fight such problems in the world's poorest countries.
As ONE, we are asking our leaders to do more to fight the emergency of global AIDS and extreme poverty. ONE believes that allocating more of the U.S. budget toward providing basic needs like health, education, clean water and food would transform the futures and hopes of an entire generation in the world's poorest countries.ONE is nonpartisan; there's only one side in the fight against global AIDS and extreme poverty.
Working on the ground in communities, colleges and churches across the United States, ONE members both educate and ask America's leaders to increase efforts to fight global AIDS and extreme poverty, from the U.S. budget and presidential elections to specific legislation on debt cancellation, increasing effective international assistance, making trade fair, and fighting corruption.
Everyone can join the fight. The goal of ending poverty may seem lofty, but it is within our reach if we take action together as one. You can start now by joining ONE and pledging your voice to the fight against extreme poverty and global AIDS.
.
About The ONE Campaign
The ONE Campaign seeks to raise public awareness about the issues of global poverty, hunger, disease and efforts to fight such problems in developing countries. In furtherance of these purposes, the ONE Campaign will :
Mobilize people from all 50 states and America's leading non-profit, advocacy and humanitarian organizations to expand awareness of these issues Publish educational information about the impact of overseas development assistance and reformation of unfair international trade regimes on global poverty, hunger and disease Raise awareness about and promote the framework of the Millennium Development Goals to eradicate poverty and improve public health and education.
The ONE Campaign is organized and operated exclusively for charitable and educational purposes within the meaning of Section 501(c)(3) of the Internal Revenue Code of 1986. About ONE Action ONE Action seeks to raise public awareness about the issues of global poverty, hunger and disease and to ask our leaders to do more to fight these problems in developing countries. ONE Action - with the support of individuals and other advocacy organizations - will advocate for an increase in the United States federal budget in overseas development assistance including increased funding for the prevention and treatment of diseases in developing countries, implementation of debt relief for poor countries and promotion of more equitable international trade regimes.
ONE believes that allocating more of the U.S. budget toward providing basic needs like health, education, clean water and food would transform the futures and hopes of an entire generation in the world's poorest countries.
ONE Action will also seek to increase efforts to fight global AIDS and extreme poverty by advocating for legislation on debt cancellation, increasing effective international assistance, making trade fair, and fighting corruption.ONE Action is organized and operated exclusively for the promotion of social welfare within the meaning of Section 501(c)(4) of the Internal Revenue Code.
Joint With One.Org
I've just signed the ONE Declaration committing myself to help fight the emergency of global AIDS and extreme poverty.I'm asking you to make that commitment, too, by adding your voice.
I think your name belongs on that declaration, too. You can put it there by visiting:http://www.one.org/declare/ONE is a new effort by Americans to rally Americans - one by one.
So far, over two million have signed the declaration in support of a historic pact for compassion and justice to help the poorest people of the world.
Together as ONE we can make a difference!
Thanks!
With Best Regards.
Rev. Happy Pakpahan
Private Web Blog :

Tuesday, April 29, 2008

Gus Dur, Guru Bangsa Yang Juga "Oase Humor"

"Sang Penakluk"
Sosok yang satu ini sudah lama menjadi figure yang saya kagumi. Abdurrahman "Addakhil", demikian nama lengkapnya. Secara leksikal, "Addakhil" berarti "Sang Penakluk", sebuah nama yang diambil Wahid Hasyim, orang tuanya, dari seorang perintis Dinasti Umayyah yang telah menancapkan tonggak kejayaan Islam di Spanyol. Belakangan kata "Addakhil" tidak cukup dikenal dan diganti nama "Wahid", Abdurrahman Wahid, dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. "Gus" adalah panggilan kehormatan khas pesantren kepada seorang anak kiai yang berati "abang" atau "mas".
Gus Dur memang sosok kontroversial dan multidimensi. Ia dikenal sebagai sosok kiai, tapi juga licin berkubang dalam perpolitikan nasional hingga akhirnya sempat menjadi presiden di negeri ini. Di sisi lain, ia juga sosok yang konsisten memperjuangkan kaum minoritas, meskipun untuk itu ia kerap dicap "kafir" oleh mereka yang tidak sepaham dengan pemikirannya. Ungkapan-ungkapan Gus Dur yang cerdas tapi terkadang nyeleneh sulit dicerna, bahkan membuahkan pertanyaan lanjutan. Namun, pada akhirnya membuat bangsa ini mesti berpikir ulang tentang banyak hal yang sudah menjadi bagian "pengetahuan dan pemahaman" masyarakat.
Bagi sebagian kalangan pengkritiknya, humor-humor yang disampaikan Gus Dur adalah bentuk ketidakseriusan dan menggambarkan dirinya yang menggampangkan persoalan. Namun, justru bagi Kang Jalal--panggilan akrab Jalaluddin Rakhmat (Gus Dur Yang Saya Kenal : htpp://www.gusdur.net ) -- sense of humour yang tinggi justru menunjukkan kapasitas spiritual intelligence (SI) yang tinggi dari seseorang.
"Itu yang kemudian lama saya pelajari lewat literatur yang didapatkan, termasuk dari pakar psikologi Tony Buzan. Ciri kedua adalah selalu memunculkan unsur kebaruan dalam pemikirannya, dan ketiga adalah perilaku dan praktik keberagamaannya (religiositas) senantiasa menghargai pemeluk agama-agama lain. Itu semua terefleksikan oleh apa yang dilakukan oleh Gus Dur," ungkap Kang Jalal.
Akan tetapi, Gus Dur adalah sosok yang mendekonstruksi pemikiran masyarakat Indonesia yang sekian lama terpenjara dalam simbol. "Gus Dur orang yang sangat konsisten membela perbedaan pendapat. Humor, bagi Gus Dur adalah media untuk menyeimbangkan keadaan. "Sesuatu yang membuat kita tetap waras, tidak berlebihan ke kanan atau ke kiri”. Ternyata, banyak hal di sekeliling kita yang sebetulnya dapat membuat kita tertawa dan menertawakan diri", tetapi dengan orientasi pencerahan pemikiran bagi Bangsa ini.
Berikut Beberapa Anekdot dari Gus Dur
Gus Dur Beli Pesawat
Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat dulu, Pertengahan tahun 2000, Gus Dur bertemu dengan eksekutif puncak Boeing, industri pusat raksasa pesawat terbang. Orang pun bertanya-tanya, apa pula urusannya Gus Dur dengan pembuat pesawat itu? Memangnya dia ahli pesawat terbang seperti Habibie? Akhirnya kepala protokol Istana Presiden Wahyu Muryadi mengungkapkan maksud pertemuan itu; Gus Dur mau beli pesawat kepresidenan, yang selama ini memang tidak pernah dimiliki oleh pemerintah indonesia. Kebiasaan Gus Dur tetap ampuh; bikin pernyataan kontroversial di luar negeri, dan menimbulkan reaksi di dalam negeri. Pers Indonesia pun sibuk mengusut rencana pembelian pesawat yang waktunya dirasa tidak tepat itu. Krisis ekonomi saja sama sekali terlihat belum diatasi, lha kok Presiden RI mau punya pesawat pribadi. "Perlu dong," kata Wahyu Muryadi sambil membandingkan dengan Presiden Amerika serikat, yang sudah lama memiliki air force one yang mewah itu. Dari mana uang puluhan juta dollar untuk membeli pesawat itu? Menko Rizal Ramli, yang bekas aktivis dan pengamat ekonomi yang kritis kok malah bilang siap melaksanakan dan uang untuk pembelian pesawat sudah ada, apa ini bukan pemborosan uang negara? Apa memang ada "uang nganggur" di laci pemerintah? Apa Rizal Ramli ingin cari muka kepada bosnya? Mendengar sikap siap melaksanakan Rizal Ramli, kritik publik kian gencar. Sampai Gus Dur sendiri kembali ke Jakarta.Wartawan bertanya,"Gus, mengapa anda merasa perlu membeli pesawat boeing itu?"Jawab Gus Dur; "Lho, siapa yang mau beli pesawat?"Wahyu Muryadi dan Rizal Ramli kali ini yang pusing. Sudah sibuk membela rencana Gus Dur, eh yang dibela malah membantahnya.
Bocoran Cawapres Gus Dur
Sebelum acara Silaturahmi dan Sambung Rasa DPP PKB-Tokoh NU di Jakarta Senin (26/05/2003), wartawan mendapat kesempatan tanya jawab dengan kandidat Presiden dari PKB, Gus Dur. Wartawan bertanya, ”Bagaimana kriteria wapres Gus Dur?” ”Seorang birokrat yang bukan politisi dan militer.” jawab Gus Dur.Seperti mendapat “angin”, wartawan-wartawan kita mengajukan berbagai nama, dengan harapan diiyakan Gus Dur dan besoknya mungkin jadi headline “Si Anu Calon Wapres Gus Dur”. Tapi Gus Dur dengan cekatan menampik membeberkan nama orang yang gadang-gadangkan jadi “Cawapresnya”. “Nanti dong, pemilihannya juga belum,” katanya menolak. Bukan wartawan kalau langsung menyerah, apalagi semua kuli disket sudah paham “tabiat” Gus Dur jika berhadapan dengan pers; “tak ada rahasia untuk publik” mungkin begitu mottonya Gus Dur. (Walau sebenarnya Gus Dur punya petuah dari bahasa Arab yang selalu dipatuhinya dalam berpolitik “Simpanlah Rahasiamu karena itu adalah senjatamu”) Kenyataannya Gus Dur tetap menolak, bahkan wartawan memberikan “penawaran”: "Inisialnya deh Gus atau kalau nggak panggilannya juga boleh. "Gus Dur cuma mesem-mesem, wartawan pun patah arang, lalu merekapun mengkandangkan alat perekam masing-masing. Namun ketika semua sudah menyerah, Gus Dur menukas,"Oke panggilannya aja ya." Kontan semua wartawan kembali serius ke posisi merekam (mungkin juga ada yang mbatin "Kena lo Gus") dan dengan antusias bertanya “Siapa Gus ? Siapa Gus? ”Dengan "jujur" Gus Dur memeberkan rahasianya, "Panggilannya Mas."Para peliput pun terbahak-bahak setelah di “kerjai” Gus Dur.
Jin dan Tiga Manusia
Menurut Gus Dur, pernah ada sebuah kapal berisi penumpang berbagai bangsa karam. Ada tiga orang yang selamat, masing-masing dari Perancis, Amerika dan Indonesia. Mereka terapung-apung di tengah laut dengan hanya mengandalkan sekeping papan. Tiba-tiba muncul jin yang baik hati. Dia bersimpati pada nasib ketiga bangsa manusia itu, dan menwarkan jasa. "Kalian boleh minta apa saja, akan kupenuhi," kata sang jin. Yang pertama ditanya adalah si orang Perancis."Saya ini petugas lembaga sosial di Paris," katanya."Banyak orang yang memerlukan tenaga saya. Jadi tolonglah saya dikembalikan ke negeri saya." Dalam sekejap, orang itu lenyap, kembali ke negerinya. "Kamu, orang Amerika, apa permintaanmu?""Saya ini pejabat pemerintah. Banyak tugas saya yang terlantar karena kecelakaan ini. Tolonglah saya dikembalikan ke Washington." "Oke," kata jin, sambil menjentikkan jarinya. Dan orang Amerika lenyap seketika, kembali ke negerinya. "Nah sekarang tinggal kamu orang Indonesia. Sebut saja apa maumu."" Duh, Pak Jin, sepi banget disini," keluh si orang Indonesia. "Tolonglah kedua teman saya tadi dikembalikan ke sini."Zutt, orang Perancis dan Pria Amerika itu muncul lagi.
Masuk Akal
Ini cerita lama, sewaktu Gus Dur masih menjabat sebagai ketua PBNU. Kantor PBNU waktu itu baru saja melengkapi fasilitasnya dengan mesin faksimili. Hari itu Gus Dur sedang kedatangan seorang rekannya, disana juga sudah ada Arifin Junaidi (Wakil Sekjen PBNU saat itu) yang mempraktekkan cara mengirim faksimili di depan Gus Dur dan rekannya itu."Lho, ngirim tulisan pakai mesin ini apa bisa diterima sama persis disana?" tanya rekan Gus Dur, terheran-heran. Arifin menjawab yakin,"Lha iya, toh."Setelah Arifin memfaksimili, tiba-tiba ada faks masuk. Drrt...drrt...drrt..... Mendengar bunyi dan masuknya faks itu, rekan Gus Dur ini makin kagum saja."Wah, mesin faks ini memang luar biasa, nggak masuk akal," komentar rekan Gus Dur sambil geleng-geleng kepala. Spontan Gus Dur nyeletuk,"Ya jangan dimasukkin akal! Masukin kertas, dong."
Guyon dengan Fidel Castro Nah ini yang jadi guyonan Gus Dur sewaktu masih menjadi Presiden RI saat berkunjung ke Kuba bertemu Pemimpin Kuba , Fidel Castro . Saat itu , Fidel Castro mendatangi hotel tempat Gus Dur dan rombongannya menginap selama di Kuba. Dan mereka pun terlibat pembicaraan hangat, menjurus serius.
Agar pembicaraan tidak terlalu membosankan, Gus Dur pun mengeluarkan jurus andalannya , yaitu guyonan. Beliau bercerita pada Pemimpin Kuba , Fidel Castro , bahwa ada 3 orang tahanan yang berada dalam satu sel. Para tahanan itu saling memberitahu bagaimana mereka bisa sampai ditahan disitu.
Tahanan pertama bercerita " Saya dipenjara , karena saya anti dengan Che Guevara ". Seperti diketahui Che Guevara memimpin perjuangan kaum sosialis di Kuba .
Tahanan kedua berkata geram," Oh kalau saya dipenjara karena saya pengikut Che Guevara !". Lalu mereka berdua terlibat perang mulut.
Tapi mendadak mereka teringat tahanan ketiga yang belum ditanya. " Kalau kamu kenapa sampai dipenjara disini " tanya mereka berdua kepada tahanan ketiga. Lalu tahanan ketiga itu menjawab dengan berat hati ," Karena saya Che Guevara !" . Fidel Castro pun tertawa tergelak-gelak mendengar guyonan Gus Dur tersebut .
Obrolan Presiden Saking udah bosannya keliling dunia, Gus Dur coba cari suasana di pesawat RI-01. Kali ini dia mengundang Presiden AS dan Perancis terbang bersama Gus Dur buat keliling dunia. Boleh dong, emangnya AS dan Perancis aja yg punya pesawat kepresidenan. Seperti biasa... setiap presiden selalu ingin memamerkan apa yang menjadi kebanggaan negerinya.
Tidak lama presiden Amerika, Clinton mengeluarkan tangannya dan sesaat kemudian dia berkata: "Wah kita sedang berada di atas New York!"Presiden Indonesia (Gus Dur): "Lho kok bisa tau sih?" "Itu.. patung Liberty kepegang!", jawab Clinton dengan bangganya.
Ngga mau kalah presiden Perancis, Jacques Chirac, ikut menjulurkan tangannya keluar. "Tau nggak... kita sedang berada di atas kota Paris!", katanya dengan sombongnya.
Presiden Indonesia: "Wah... kok bisa tau juga?" "Itu... menara Eiffel kepegang!", sahut presiden Perancis tersebut. Karena disombongin sama Clinton dan Chirac, giliran Gus Dur yang menjulurkan tangannya keluar pesawat..."Wah... kita sedang berada di atas Tanah Abang!!!", teriak Gus Dur."Lho kok bisa tau sih?" tanya Clinton dan Chirac heran karena tahu Gus Dur itu kan nggak bisa ngeliat. "Ini... jam tangan saya ilang...", jawab Gus Dur kalem.
Menebak usia mumi Ini cerita Gus Dur beberapa tahun yang lalu, sewaktu jaman orde baru. Cerita tentang sayembara menebak usia mumi di Giza, Mesir. Puluhan negara diundang oleh pemerintah Mesir, untuk mengirimkan tim ahli paleoantropologinya yang terbaik. Tapi, pemerintah Indonesia lain dari yang lain, namanya juga jaman orde baru yang waktu itu masih bergaya represif misal banyaknya penculikan para aktivis. Makanya pemerintah mengirimkan seorang aparat yang komandan intel.
Tim Perancis tampil pertama kali, membawa peralatan mutakhir, ukur sana ukur sini, catat ini dan itu, kemudian menyerah tidak sanggup. Pakar Amerika perlu waktu yang lama, tapi taksirannya keliru.
Tim Jerman menyatakan usia mumi itu tiga ribu dua ratus tahun lebih sedikit, juga salah.
Tim Jepang juga menyebut di seputar angka tersebut, juga salah.
Giliran peserta dari Indonesia maju, Pak Komandan ini bertanya pada panitia, bolehkah dia memeriksa mumi itu di ruangan tertutup ."Boleh, silahkan," Jawab panitia.
Lima belas menit kemudian, dengan tubuh berkeringat pak komandan itu keluar dan mengumumkan temuannya kepada tim juri ."Usia mumi ini lima ribu seratus dua puluh empat tahun tiga bulan tujuh hari," Katanya dengan lancar, tanpa keraguan sedikit pun .Ketua dan seluruh anggota tim juri terbelalak dan saling berpandangan, heran dan kagum. Jawaban itu tepat sekali ! Bagaimana mungkin pakar dari Indonesia ini mampu menebak dengan tepat dalam waktu sesingkat itu ? hadiah pun diberikan.
Ucapan selamat mengalir dari para peserta, pemerintah Mesir, perwakilan negara-negara asing dan sebagainya dan sebagainya . Pemerintah pun bangga bukan kepalang. Menjelang kembali ke Indonesia, Pak komandan dikerumuni wartawan dalam dan luar negeri di lobby hotel. "Anda luar biasa," kata mereka. " Bagaimana cara anda tahu dengan persis usia mumi itu?"Pak komandan dengan enteng menjawab,"saya gebuki, ngaku dia ."
Kumpulan Humoris Nah, humor ini juga pernah dilontarkan Gus Dur. Cerita dulu, jamannya Uni Soviet dipimpin oleh seorang diktator yang amat ditakuti. Sang diktator sedang menerima kunjungan rekannya dari barat. Dalam kunjungan singkatnya itu, terjadi obrolan yang diselingi humor santai. Sambil tertawa, rekan sang diktator itu iseng bertanya, "Apakah anda mengumpulkan para humoris?"
Sang diktator menjawab kalem," Ya, tentu saja. Jumlahnya ada dua sel penuh."

Sunday, April 27, 2008

Dehidrasi Spiritual.

Nats : Mazmur 42 : 2 – 6
Disampaikan Pada Kotbah Minggu, Tgl. 27 April 2008, di HKI Juma Saba Simpang 2

Hakikat manusia sejak diciptakan Allah adalah sebagai mahluk sosial. Artinya mahluk yang juga membutuhkan ciptaan lain dalam hidupnya. Tidak ada manusia yang sempurna didunia ini dan tidak memerlukan orang lain dalam hidupnya. Setiap manusia membutuhkan orang lain. Coba bayangkan jika manusia harus memenuhi kebutuhannya sendiri, membuat makanan untuk dirinya sendiri, membuat pakaian, pendidikan, dan pemenuhan kehidupan lain, dilakukan dengan sendiri. Tentu sangat mustahil. Terkait dengan itu, tidak ada sebuah profesi atau pekerjaan yang tidak membutuhkan profesi atau pekerjaan lain. Pedagang membutuhkan petani sebab tanpa petani apa yang hendak mereka jual, semikian juga petani membutuhkan pedagang. Pejabat yang tertinggi sekalipun dinegara ini membutuhkan profesi lain, seperti rakyat (lintas profesi) sebab tanpa rakyat, siapa yang mau diperintahnya, dan apa tatanan yg hendak di atur (tentunya). Tapi yang terpenting adalah manusia membutuhkan TUHAN. TUHAN yang memberikan perlindungan, kesehatan, rejeki, memberikan kelahiran ditengah keluarga kita hingga yang juga memberkati sebuah kematian. Sebab jika tidak ada kematian maka dunia akan padat, ada orang yang usianya sudah 1000 tahun diantara kita tentu karena padatnya dunia ini, maka tidak bisa ditempati oleh manusia. Kebutuhan manusia terhadap persekutuan dengan Allah sudah ada sejak manusia ini diciptakan. Dan seiring dengan itulah munculnya agama. Pada Nats ini, kita diajak merenungkan gambaran kerinduan manusia terhadap Allah.

Nats diayat 2 berkata "Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah? Nats ditulis oleh bani korah. Sebuah Mazmur yang bersifat didaktik-mengajar. Pemazmur menyadari bahwa terkadang dalam kehidupan ini kita berada dalam kondisi yang lemah. Tekanan hidup, baik persoalan ekonomi, keluarga, masa depan, pekerjaan membuat kita bergumul. Dalam beberapa kasus walaupun seseorang adalah rajin dalam hal beribadah, memiliki persekutuan yang baik dengan TUHAN akan tetapi masalah seolah tidak pernah absen, selalu hadir silih berganti. Sehingga muncul cibiran dari orang lain, seperti digambarkan diayat "Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku: "Di mana Allahmu?". Orang mengejek dan mencibir dimana Allahmu ? mengapa kamu tetap seperti ini ? Untuk itu Nats mengajarkan pada ayat 5-6 : "Inilah yang hendak kuingat, sementara jiwaku gundah gulana; bagaimana aku berjalan maju dalam kepadatan manusia, mendahului mereka melangkah ke rumah Allah dengan suara sorak-sorai dan nyanyian syukur, dalam keramaian orang-orang yang mengadakan perayaan. Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! Ketika permasalahan seperti tidak berujung, ketika segala yang diusahakan tampaknya masih belum mendatangkan hasil, sangat gampang bagi manusia untuk kehilangan semangat, kehilangan arah, atau mengalami depresi. Ada banyak anak Tuhan yang ketika mengalami masa2 sulit, bukannya semakin mendekat pada Tuhan, tapi malah kehilangan hasrat untuk berdoa dan akhirnya semakin jauh dari Tuhan. Berhati2lah, karena pada saat2 seperti ini, iblis dapat mempengaruhi dengan mudah. Bayangkan jika anda sedang mengalami pencobaan, tiba2 ada bentuk2 kemudahan yang ditawarkan, yang mungkin kelihatannya dapat menyelesaikan segala persoalan dengan instan. Tidakkah anda tergoda? Dukun, paranormal dan sebagainya akan serta merta menjadi alternatif paling cepat. Jangan gegabah. Yakinlah bahwa semua permasalahan mempunyai penyelesaian, dan selalu ada pengharapan dalam iman kita. Tuhan selalu ada bagi kita yang selalu berharap padaNya, dan akan meninggikan kita, memulihkan kita tepat pada saatnya. Untuk itu mari belajar dari ayat 6 : Jangan tertekan, jangan gelisah, Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! Bermohon pada TUHAN seperti Yakobus 1 : 2-8. Jangan goyang imanmu. Ketika ada yang sakit, berdoa sepenuhnya pada TUHAN jangan goyang imanmu akhirnya ke orang pintar yang mengkaitkan dengan mistik. Itu artinya kita menduakan TUHAN. Tidaklah gampang memang, karena saya sendiri telah berulang kali mengalami hal seperti ini, dimana tekanan itu begitu berat menerpa diri saya. Bahkan terkadang hasilnya tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Tetapi apa yang kita percayakan pada Tuhan akan selalu mendapat jawaban yang terbaik. Dia lebih tahu apa yang terbaik buat kita, karena Dia sungguh mengenal dan mengasihi kita. Pada akhirnya kita akan menyadari betapa Tuhan itu sungguh luar biasa, Dia ada dan mendengar setiap doa kita.

2. Jika anda sedang menghadapi masalah, bertahanlah, tetaplah fokus pada Tuhan, percayakan semua hal padaNya. Didalam kesesakan seperti apapun, dalam masalah seberat apapun, Tuhan selalu beserta kita. Tidak akan pernah dibiarkanNya kita berjalan sendirian. Tetaplah merindukan TUHAN dalam hidupmu. Hiduplah seturut hadirat Allah. Mazmur 42 mengungkapkan kerinduan jiwa manusia akan Allah, “Seperti rusa yang merindukan air, demikianlah hatiku rindu akan Dikau, Tuhanku.” Hal ini bisa kita relevansikan layaknya air yang sangat penting bagi kita, tanpa air tidak mungkin kita bisa hidup. Setiap hari kita harus minum air, kalau tidak kita akan kehausan. Bukan hanya itu saja, karena kekurangan air, tubuh kita akan menjadi lemah dan gampang jatuh sakit. Jadi air tidak dapat dipisahkan dari tubuh jasmani kita. Demikian juga dengan Allah dan kehadiran-Nya, sangat penting untuk kepuasan dan kepenuhan hidup rohani kita. Orang-orang percaya yang sejati akan selalu merasa lapar dan haus akan Allah dan kasih karunia-Nya, perbuatan adikodrati-Nya dan berkat-berkat-Nya. Biarlah hidup kita selalu merasa haus kepada Allah sebab kalau tidak, itu berarti hidup rohani kita sedang bermasalah atau kita sedang mengalami “kelesuan” rohani. Saudara yang terkasih dalam Kristus Yesus : pertanyaannya sekarang adalah apakah anda alah orang yang selalu merindukan Allah ? Yang membaca firmannya sebagai petunjuk hidup, yang memiliki hubungan doa sebagai sumber kekuatan ? Ciri orang yang kedua jenis ini dalapt kita baca di Galatia 5 : 19 : Hidup yang tidak merindukan TUHAN adalah hidup menurud keinginan daging. Galatia 5:19-21 + 26 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu -- seperti yang telah kubuat dahulu -- bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 5:26 dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki. Jika indikator diatas ada dalam kehidupan kita secara pribadi atau ditengah keluarga kita atau disekitar kita, maka ini menunjukkan ada yang salah dengan persekutuan kita dengan Allah, sehingga kita masih hidup dalam keinginan daging, ada kekeringan kerohanian atau dehidrasi rohani. Untuk itu kita akan dihukum dan ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Karena itu mari hidup dipimpin oleh Roh. Dan ioni berawal dari kerinduan akan persekutuan dengan Allah.

Dan hidup seseorang yang selalu merindukan Allah adalah tampak dalam hidupnya : indikatornya tampak dalam Galatia 5:22-25 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh, Jadi kerinduan kepada Allah akan menghindari dehidrasi rohani-spiritual didengan hidup kita. Mari hidup dalam persekutuan yang benar dengan Allah. dan hal itulah nantinya yang akan menuntun kita menghadapi apapun yang terjadi dengan masa depan.

3. Apa yang membuat kita tidak merindukan TUHAN ? - iLUSTRASi : doc.47/hp -

a. Obsesi terhadap Material Manusia sering terobsesi dengan material. Sehingga tidak menikmati yg ada. Tidak bersyukur.

b. Kekhawatiran yang berlebihan.

c. Iman yang lemah

Oleh karenanya kita tidak boleh membiarkan apa pun yang dapat mengurangi atau memadamkan kerinduan kita yang dalam, akan hal-hal dari Allah. Waspadalah terhadap kekuatiran hidup. Firman Tuhan berkata “serahkanlah segala kekuatiranmu kepada Allah, sebab Ia yang memelihara kamu” (1 Petrus 5:7). Juga waspadailah setiap godaan untuk mengejar hal-hal yang duniawi. Hindarilah berbagai kesenangan yang dapat memadamkan rasa haus dan lapar kita akan Allah serta kerinduan yang dalam untuk mencari wajah-Nya (Mark. 4:19). Jadi, kerinduan yang dalam akan Allah tidak muncul begitu saja, tetapi kita harus tetap terus berusaha menjaga dan memelihara hubungan kita yang harmonis dengan Tuhan secara terus menerus baik melalui doa, saat teduh pribadi, mezbah keluarga, perenungan Firman Tuhan, dan kegiatan-kegiatan ibadah. Hanya dengan menyerahkan kehancuran kita kepada Gembala hati kita yang baik dan besar, kita dapat menemukan kedamaian yang memampukan kita untuk menanggapi hidup: "Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!" (ayat 6) Jadi dalam minggu Rogate ini, mari kit camkan marilah tetap menyadari kebutuhan Anda akan Allah? Yang jelas, penulis Mazmur 42 menyadari kebutuhannya akan Allah (ayat 2,3). Kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan cara mendekatkan diri secara pribadi kepada Yesus Kristus. Bila Anda mengakui dosa Anda dan percaya bahwa Dia akan mengampuni Anda, maka Dia pun akan mengampuni. Kemudian dengan Roh Kudus-Nya, Dia akan datang untuk tinggal dalam diri Anda dan memampukan Anda untuk menjadi orang yang baik hati, murah hati, dan penuh kasih. Kristuslah kebutuhan kita yang terutama. Ketika kita memiliki pergumulan yang kelam, kita harus yakin bahwa Allah bekerja dalam kegelapan. Kita dapat berkata bersama pemazmur, “Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!” (ayat 12). " JIKA LANGIT CUKUP GELAP, KITA DAPAT MELIHAT BINTANG" Amin.

Monday, April 21, 2008

Earth Day 2008

"Selamatkan" Bumi dengan Tanganmu! ”Pemulihan Keadilan Ekologis sebagai bagian tanggung jawab Beriman” Berita tentang turunnya permukaan tanah di Jakarta, pemanasan Global, banjir, longsor, kebakaran hutan, kekeringan, rendahnya kualitas air bersih, munculnya berbagai penyakit kulit, dan peristiwa lain hendaknya menjadi signal yang punya makna bagi kita untuk lebih memperhatikan Bumi dimana kita berpijak. Tanggung jawab pemeliharaan Bumi adalah tanggung jawab semua pihak, karena dampak kerusakan lingkungan pasti akan terkena langsung bagi semua manusia dan mahluk yang ada dibumi ini (termasuk anda tentunya). Karena itu pada peringatan Hari Bumi Tahun 2008 ini (21 Maret 2008/sebagian memperingatinya 22 April 2008) saya ingin mengajak anda untuk lebih peduli pada pemeliharaan lingkungan dimana anda berada. Berikut beberapa isu lingkungan yang menjadi perhatian kita (sumber http://www.walhi.or.id/ ). Air Air merupakan sumber kehidupan. Namun demikian, saat ini masalah air di Indonesia merupakan permasalahan yang kronik dan pelik, mulai dari peristiwa banjir sampai kekeringan. Wilayah Indonesia, menurut LIPI, memiliki 6% dari persediaan air dunia atau sekitar 21% persediaan air Asia Pasifik. Namun demikian, kelangkaan dan kesulitan mendapatkan air bersih dan layak pakai menjadi permasalahan yang mulai muncul di banyak tempat dan semakin mendesak dari tahun ke tahun. Kecenderungan konsumsi air naik secara eksponensial, sedangkan ketersediaan air bersih cenderung melambat akibat kerusakan alam dan pencemaran, yaitu diperkirakan sebesar 15-35% per kapita per tahun. Dengan demikian di Indonesia, dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 200 juta, kebutuhan air bersih menjadi semakin mendesak. Energi Kegiatan pembangunan di Indonesia mengarah kepada industrialisasi, sehingga energi menjadi isu utama dan penting dalam kerangka menunjang model pembangunan tersebut. Krisis energi, terutama listrik, yang pernah terjadi menjelang akhir abad ke-20 mengisyaratkan bahwa suplai energi listrik tidak dapat mengimbangi tingginya laju permintaan. Dan pemakaian energi yang semakin banyak turut andil dalam Pemanasan Global. Hutan Indonesia memiliki 10% hutan tropis dunia yang masih tersisa. Hutan Indonesia memiliki 12% dari jumlah spesies binatang menyusui/mamalia, pemilik 16% spesies binatang reptil dan ampibi, 1.519 spesies burung dan 25% dari spesies ikan dunia. Sebagian diantaranya adalah endemik atau hanya dapat ditemui di daerah tersebut. Selain itu, hutan Indonesia merupakan rumah bagi puluhan kelompok masyarakat adat yang telah mendiami dan menjaganya selama ratusan tahun. Namun jumlah tersebut terus menyusut seiring dengan menghilangnya hutan kita dengan kecepatan yang luar biasa. Bagaimana ini bisa terjadi? Pesisir dan Laut Wilayah pesisir memiliki arti strategis karena merupakan wilayah peralihan antara ekosistem darat dan laut, serta memiliki potensi sumberdaya alam dan jasa-jasa lingkungan yang sangat kaya. Namun, karakteristik laut tersebut belum sepenuhnya dipahami dan diintegrasikan secara terpadu. Kebijakan pemerintah yang sektoral dan bias daratan, akhirnya menjadikan laut sebagai kolam sampah raksasa. Dari sisi sosial-ekonomi, pemanfaatan kekayaan laut masih terbatas pada kelompok pengusaha besar dan pengusaha asing. Nelayan sebagai jumlah terbesar merupakan kelompok profesi paling miskin di Indonesia. Pencemaran Permasalahan lingkungan hidup telah menjadi suatu penyakit kronis yang dirasa sangat sulit untuk dipulihkan. Padahal permasalahan lingkungan hidup yang selama ini terjadi di Indonesia disebabkan paradigma pembangunan yang mementingkan pertumbuhan ekonomi dan mengabaikan faktor lingkungan yang dianggap sebagai penghambat. Posisi tersebut dapat menyebabkan terabaikannya pertimbangan-pertimbangan lingkungan hidup di dalam pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan. Akibatnya kualitas lingkungan makin hari semakin menurun, ditandai dengan terjadinya pencemaran dan perusakan lingkungan hidup di berbagai wilayah di Indonesia. Tambang Paradigma pertumbuhan ekonomi yang dianut oleh pemerintah Indonesia memandang segala kekayaan alam yang terkandung di bumi Indonesia sebagai modal untuk menambah pendapatan negara. Sayangnya, hal ini dilakukan secara eksploitatif dan dalam skala yang masif. Sampai saat ini, tidak kurang dari 30% wilayah daratan Indonesia sudah dialokasikan bagi operasi pertambangan, yang meliputi baik pertambangan mineral, batubara maupun pertambangan galian C.
Dan isu lain dapat di baca dalam http://www.walhi.or.id/
Berikut Beberapa TIPS Pemeliharaan Lingkungan, yang sebenarnya semua orang dapat ikut andil melakukanya :
1. Tanam pohon di lingkungan sekitar Anda. 2. Jemur pakaian di luar. Angin dan panas matahari lebih baik ketimbang memakai mesin (dryer) yang banyak mengeluarkan emisi karbon. 3. Gunakan kendaraan umum (untuk mengurangi polusi udara). 4. Hemat penggunaan kertas (bahan bakunya berasal dari kayu). 5. Say no to plastic. Hampir semua sampah plastic menghasilkan gas berbahaya ketika dibakar. atau Anda juga dapat membantu mengumpulkannya untuk didaur ulang kembali. 6. Pembatasan Kendaraan bermotor ataw industri yg mmproduksi produk buangan yg merusak ozon/ yg disebut 'gas2 rmh kaca'..... 7. Membangun Rumah berwawasan lingkungan. Hal ini bisa kita lihat dari dua sudut pandang. Yakni dari sudut pandang material atau bahan yang digunakan dan dari rancang bangunnya. Dari sudut pandang material atau bahan yang dipakai, rumah ramah lingkungan sebisa mungkin menggunakan material yang tidak merusak lingkungan. “Seperti mengganti rangka kayu dengan rangka baja ringan pada atap rumah,”. Dengan mengurangi pemakaian kaya pada rangka atap, secara tidak langsung pemilik rumah sudah ikut mengurangi penebangan pohon. Sepintas peran itu kelihatan kecil dibandingkan luasnya hutan di Indonesia. Tetapi, bayangkan jika semua rumah menggunakan rangka baja ringan, pasti cukup banyak pohon yang bisa terselamatkan. 8. Rumah yang Tidak boros energi. Dari sudut pandang rancang bangun, rumah yang ramah lingkungan adalah rumah dengan disain yang meminimalisasi penggunaan energi. Saat ini banyak sekali rumah dengan disain boros energi. Ambil contoh rumah dengan model tertutup. Jika minim ventilasi, tentu si pemilik rumah butuh mesin pendingin udara atau air conditioner (AC) dan cahaya lampu. Akibatnya mudah ditebak. Penggunaan listrik menjadi sangat besar. Jadi, rumah yang ramah lingkungan adalah yang desainnya mampu mengurangi penggunaan listrik. “Misalnya rumah yang dirancang dengan jendela besar agar cahaya matahari bisa masuk dengan maksimal. Sehingga penggunaan lampu bisa dikurangi dan pemakaian listrik jadi irit”. Bukan hanya menerangi ruangan, jendela rumah yang besar akan membuat sirkulasi udara semakin lancar sehingga penghuni tak perlu lagi menggunakan AC. Atau setidaknya penggunaan AC untuk menyejukkan ruangan tidak terus menerus. 9. Mengurangi Limbah Rumah Tangga karena menurut penelitian bahwa limbah rumah tangga adalah faktor yang Dominan mencemari Kota disamping limbah Industri. Untuk itu, ia mengharapkan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Kemudian kalau sampah tersebut masih mempunyai nilai ekonomis, bisa disimpan untuk didaur ulang, seperti plastik dan kertas. 10. Mencegah Limbah medis misalnya bahan-bahan bekas operasi, jarum suntik dan obat-obatan serta bahan kimia lainnya. Limbah medis menjadi kendala, mengingat pihak rumah sakit membuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Padahal, , limbah medis tidak boleh dibuang ke TPA karena berbahaya, seharusnya limbah tersebut dibuang ke tempat khusus lalu dibakar. 11. Matikan listrik. (jika tidak digunakan, jangan tinggalkan alat elektronik dalam keadaan standby. Cabut charger telp. genggam dari stop kontak. Meski listrik tak mengeluarkan emisi karbon, pembangkit listrik PLN menggunakan bahan baker fosil penyumbang besar emisi). 12. Ganti bohlam lampu (ke jenis CFL, sesuai daya listrik. Meski harganya agak mahal, lampu ini lebih hemat listrik dan awet). 13. Bersihkan lampu (debu bisa mengurangi tingkat penerangan hingga 5%). 14. Jika terpaksa memakai AC (tutup pintu dan jendela selama AC menyala. Atur suhu sejuk secukupnya, sekitar 21-24o C). 15. Gunakan timer (untuk AC, microwave, oven, magic jar, dll). 16. Alihkan panas limbah mesin AC untuk mengoperasikan water-heater.
Akhir kata : Selamat Hari Bumi (22 April) & " Selamatkan" Bumi dengan Tanganmu !
Catatan Pinggir :
What and When Is Earth Day?
By John McConnell, Founder of Earth Day
When I first conceived of Earth Day, a global holiday to celebrate the wonder of life on our planet, I thought long and hard about the day on which it should fall. It must be meaningful. One that might be accepted universally for all of humankind.When the Vernal Equinox dawned on me, I immediately knew it was right. The Earth tremor that shook our California dwelling at that moment seemed an omen of confirmation. What could be more appropriate than the first moment of Spring, when day and night are equal around the world and hearts and minds can join together with thoughts of harmony and Earth's rejuvenation. Just as a single prayer can be siginificant, how much more so when hundreds, thousands, millions of people throughout the world join in peaceful thoughts and prayers to nurture neighbor and nature.And so it came to pass we initiated the celebration of Earth Day on March 21, 1970.
The first Proclamation of Earth Day was by San Francisco, the City of Saint Francis, patron saint of ecology. Designating the First Day of Spring, March 21, 1970 to be Earth Day, this day of nature's equipoise was later sanctioned in a Proclamation signed by Secretary General U Thant at the United Nations where it is observed each year. Earth Day was firmly established for all time on a sound basis as an annual event to deepen reverence and care for life on our planet.While other dates have been called Earth Day it is obvious that a singular Earth Day is needed and that the original choice of nature's day is best.
More attention for this fact will increase the influence of Earth Day and its benefits.Every effort to encourage Earth care is to be commended. But just as more than one birthday each year for an individual would diminish the real birthday, calling other dates Earth Day detracts from the authentic day -- which can provide a more meaningful focus and obtain more unity in our diversity. The nature of the March equinox provides a reason for an event at the same time all over the world.Other events leading up to or following could be called Earth Festivals, or given other names. Then events can complement each other and increase awareness and care for our planet and its people. In the midst of this will be Earth Day, where the United Nations Peace Bell rings at the moment Spring begins and hearts and minds join all over the world.